Kamis, 07 Maret 2013

Perbedaan RAM dan ROM



RAM

RAM merupakan singkatan dari Random Access Memory. RAM merupakan memori yang dapat di akses oleh programmer untuk diambil isinya kembali. 

Struktur dari RAM dibagi menjadi 4 bagian, yaitu:

1.      Input storage, digunakan untuk menampung input yang dimasukkan lewat alat input
2.      Program storage, dipakai untuk menyimpan semua instruksi-instruksi program yang akan di proses
3.      Working storage, digunakan untuk menyimpan data yang akan diolah dan hasil dari pengolahan
4.      Output storage, digunakan untuk menampung hasil akhir dari pengolahan data yang akan ditampilkan ke alat output

Input yang dimasukkan lewat alat input, pertama kali ditampung terlebih dahulu di input storage, bila input tersebut berbentuk program, maka dipindahkan ke program storage dan bila berbentuk data, akan dipindahkan ke working storage. Hasil dari pengolahan juga ditampung di working storage dan hasil yang akan ditampilkan ke alat output dipindahkan ke output storage.

Macam-macam RAM antara lain:
1.      SRAM (Static RAM)
SRAM yaitu memori yang digunakan secara statis. RAM jenis ini digunakan untuk mempercepat proses computer.

2.      DRAM (Dinamic RAM)
DRAM yaitu memori yang digunakan secara dinamis. RAM jenis ini harus menggunakan satu daya listrik sendiri yang digunakn secara terus menerus.



3.      NVRAM
NVRAM yaitu memori sejenin SRAM , tetapi memiliki satu daya listrik melalui sebuah baterai, sehingga mampu menyimpan daya meskipun computer dimatikan. RAM ini berfungsi untuk menyimpan jam, tanggal, dan konfigurasi memori.

4.      FRAM (Ferroelectric RAM)
FRAM yaitu RAM yang tidak memerlukan satu daya listrik atau baterai karena menggunakan medan magnet.


ROM

ROM kependekan dari Read Only Memory, yaitu perangkat keras pada komputer berupa chip memori semikonduktor yang isinya hanya dapat dibaca. Memori ini hanya dapat dibaca, programmer tidak bisa mengisi sesuatu kedalam ROM. Isi ROM sudah diisi oleh pabrik pembuatnya, yaitu berupa system operasi yang terdiri atas program-programpokok yang diperlukan oleh system computer. ROM biasanya menyimpan file-file seperti Musik, Film, Gambar dan file lainnya. ROM lebih dikenal dengan sebutan BIOS (Basic Input Output System).

ROM tidak dapat digolongkan sebagai RAM, walaupun keduanya memiliki kesamaan yaitu dapat diakses secara acak (random).ROM berbeda dengan RAM.

Macam-macam ROM antara lain:
1.      PROM (Programmable ROM)
Yaitu  memori yang disimpan secara permanen dan tidak dapat diubah computer atau pemakai. Memori jenis ini hanya bisa diisi satu kali saja.

2.      EPROM (Erasable Programmable ROM)
Yaitu memori disimpan tidak permanen dan dapat dihapus jika diinginkan. Untuk menghapus isinya dapat menggunakan sinar ultraviolet atau dialiri dengan arus listrik.

3.      EEPROM (Electrically Erasable Programmable ROM)
Yaitu memori yang dapat diisi dan dihapus secara elektrik.


Fungsi ROM

Umumnya ROM digunakan untuk menyimpan firmware. Pada perangkat komputer, sering ditemukan untuk menyimpan BIOS. Pada saat sebuah komputer dinyalakan, BIOS tersebut dapat langsung dieksekusi dengan cepat, tanpa harus menunggu untuk menyalakan perangkat media penyimpan lebih dahulu seperti yang umum terjadi pada alat penyimpan lain selain ROM.

Umumnya, pada media simpan lain, jika dieksekusi untuk dibaca isi atau datanya, media simpan tersebut harus dinyalakan lebih dahulu sebelum dibaca, yang tentu saja membutuhkan waktu agak lama. Hal seperti ini tidak terjadi pada ROM.

Pada komputer (PC) modern, BIOS disimpan dalam chip ROM yang dapat ditulisi ulang secara elektrik yang dikenal dengan nama Flash ROM. Itulah sebabnya istilah flash BIOS lebih populer daripada ROM BIOS.


Berikut perbedaan diantara keduanya, antara lain:


1.      ROM tidak dapat diisi atau ditulisi data sewaktu-waktu seperti RAM. Pengisian atau penulisan data, informasi, ataupun program pada ROM memerlukan proses khusus yang tidak semudah dan se-fleksibel cara penulisan pada RAM. Biasanya, data atau program yang tertulis pada ROM diisi oleh pabrik yang membuatnya. Umumnya ROM digunakan untuk menyimpan firmware, yaitu perangkat lunak yang berhubungan dengan perangkat keras. Contoh ROM semacam ini adalah ROM BIOS. ROM BIOS berisi program dasar sistem komputer yang berfungsi untuk mengatur dan menyiapkan semua peralatan atau komponen yang ada atau yang terpasang pada komputer saat komputer ‘dinyalakan/dihidupkan’.

2.      Informasi/data/program yang tertulis pada ROM (isi ROM) bersifat permanen dan tidak mudah hilang dan tidak mudah berubah walaupun komputer ‘dimatikan’ atau dalam keadaan mati (off). Sedangkan pada RAM, semua isinya (baik berupa data, program atau informasi) akan hilang dengan sendirinya jika komputer ‘dimatikan’ (dalam keadaan off).

3.      ROM dapat menyimpan data tanpa membutuhkan daya. Itulah sebabnya data dalam ROM tidak akan hilang walaupun komputer mati. Sedangkan RAM membutuhkan daya agar dapat menyimpan data, jika RAM tidak mendapatkan daya, dengan sendirinya tidak akan dapat menyimpan data. Hal inilah yang menyebabkan data yang terdapat dalam RAM secara otomatis akan hilang bila komputer mati (off).

4.      ROM modern sering ditemukan dalam bentuk IC (Integrated Circuit), sama seperti RAM yag wujudnya kebanyakan juga berupa IC. Teks atau kode yang tertulis pada kedua jenis IC ini berbeda. IC ROM biasanya memiliki kode tulisan (teks) 27xxx. Angka 27 menunjukkan kode untuk ROM, sedangkan xxx menjunjukkan kapasitas ROM dalan satuan kilo bit.

Dari perbedaan diatas, sudah sangat jelas perbedaan antara RAM dan ROM. Secara Singkatnya, ROM adalah ruang yang digunakan untuk menyimpan file yang sudah jadi seperti gambar, musik dan sebagainya. Sedangkan RAM adalah ruang yang digunakan untuk menjalankan aktifitas dari sebuah program yang dibuka pada komputer tersebut.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar